Peran Edukasi Lingkungan Sejak Dini dalam Menjaga Kesuburan Tanah dan Keberlanjutan Pertanian di Desa Patrol Baru
Permasalahan lingkungan di Desa Patrol Baru tidak hanya berkaitan dengan kebiasaan
masyarakat membuang sampah ke sungai dan rendahnya pemahaman tentang
pemilahan sampah, tetapi juga diperparah oleh keberadaan PLTU di sekitar wilayah
desa. Aktivitas PLTU berpotensi menghasilkan pencemaran udara dan tanah melalui
debu serta residu yang berdampak pada penurunan kualitas lingkungan. Kondisi
tersebut turut memengaruhi kesuburan lahan pertanian dan berkontribusi terhadap
menurunnya hasil panen masyarakat Desa Patrol Baru.
Sebagai mahasiswa Fakultas Pertanian, saya memandang bahwa upaya perbaikan
lingkungan perlu dimulai dari peningkatan kesadaran sejak usia dini. Oleh karena itu,
kegiatan KKN difokuskan pada siswa SDN Patrol Baru sebagai sasaran utama.
Program yang dilaksanakan meliputi sosialisasi pemilahan sampah, pengenalan
dampak pencemaran lingkungan terhadap tanah dan tanaman, serta demonstrasi
pembuatan pupuk organik cair (POC) dari sampah organik rumah tangga. Melalui
kegiatan ini, siswa diajak memahami bahwa pengelolaan sampah yang tepat dapat
membantu mengurangi pencemaran sungai sekaligus mendukung kesehatan tanah.
Sebagai bentuk penguatan materi, kegiatan dilengkapi dengan pemberian bibit
tanaman kepada siswa. Pemberian bibit ini bertujuan menumbuhkan rasa tanggung
jawab dan kepedulian terhadap alam melalui praktik menanam dan merawat tanaman
secara langsung. Dengan mengombinasikan edukasi, praktik, dan aksi nyata,
diharapkan siswa mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dan
masyarakat, serta berkontribusi dalam menjaga kualitas

Komentar
Posting Komentar